Description:Judul asli resep ini sih sesungguhnya
Ayam Bakar Padang, berhubung gak dibakar diatas panggangan spt di Indo, melainkan di oven.. jadilah judulnya spt diatas.
Sebagai orang Minang yang sedikit murtad krn tidak berbahasa Minang, saya memutuskan utk menebus dosa dengan mulai memasak masakan Padang. Lumayan, saya sudah bisa membuat sate padang, gulai ayam,
gulai Rebung dan juga rendang. Iya iya... saya tahu, saya belum bisa bikin
gulai paku (baca: pakis, bukan paku payung, apalagi paku beton) *melirik
kepojokan*.
*Resep aslinya dari
siniIngredients:4 buah paha ayam schenkel, potong jadi 2
1 sdt air jeruk nipis
1 sdt garam
2 ruas jari kayu manis
2 buah cengkih
2 batang serai, memarkan
5 lembar daun jeruk
500 santan encer (250 ml santan kotak + 250 ml air matang)
250 ml santan kental
3 sendok makan minyak untuk menumis
Bumbu, haluskan7 butir bawang merah
4 siung bawang putih
8 buah cabai merah
1/2 sdm ketumbar bubuk
1/2 sdt merica
3 butir kemiri
2 sdt kunyit bubuk
2 cm jahe, iris
1/4 sdt jinten
garam secukupnya
gula secukupnya
Directions:1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum, masukkan kayu manis, serai, daun jeruk, dan cengkih.
2. Masukkan ayam dan santan encer, masak hingga ayam matang dan santan terserap. Tambahkan dengan santan kental dan masak hingga kuah agak mengering.
3. Panggang ayam hingga kecokelatan dalam oven, angkat.
4. Sajikan ayam dalam pinggan, taburi dengan bawang goreng.
5. Makan deh pake nasi hangat. *jadi laper*