Sefa's posts with tag: berantai
 Bukan, ini bukan beneran soundtrack of my life kok, ini cuma permainan berantai dari Debluelover yang ditulis beliau disini untuk saya. Playlist yang bakalan saya pakai ini adalah playlist yang menemani perjalanan menikmati indahnya Scandinavia. So, daripada kebanyakan bla bla gak perlu, mending saya tulisin aturan mainnya, okeh ;) IF YOUR LIFE WAS A MOVIE, WHAT WOULD THE SOUNDTRACK BE? Here's how it works : 1. Open your library (iTunes, Winamp, Media Player, iPod, etc) 2. Put it on shuffle 3. Press play 4. For every question, type the song that's playing 5. When you go to a new question, press the next button 6. Don't lie and try to pretend your cool...just type it in man! Opening Credits:Boys Dont Cry - The Cure > kereeen... pas banget deh! Waking Up:In My Place - Coldplay> ah kok tau sih, kalo salah satu ringtone sayah in my place, dan setiap ada telpon dg ring tone ini, saya pasti langsung bangun :D First Day At School:Can't Stand Loosing You - The Police> kok lagu ini sih, centil amat baru SD udah can't stand loosing you segala :)) Falling In Love:I Will Survive - Cake > loh, ini bukannya lagu putus cinta? "THE Relationship":Rise and Fall - Craig Davit Feat. Sting > ya ya... bukankah dalam satu hubungan itu pasti ada pasang surutnya ;;) Fight Song:Bittersweet Symphony - The Verve> memang betul, kalo lagi berantem bawaannya memang pahit :D Breaking Up:Say Goodbye - Dave Matthews Band > ya harus toh, kalo udah broke up mah say goodbye aja (as lover) but silaturahmi mah tetep dijaga Prom:Russians - Sting > kenapa juga lagu ini? harusnya when we dance nih... curaaangggg :)) Life:Message in The Bottle - The Police > Walked out this morning, dont believe what I sawHundred billion bottles washed up on the shoreSeems Im not alone at being aloneHundred billion castaways, looking for a homejadi jangan pernah ngerasa paling sedih sedunia atau paling gembira sedunia, karena masih ada orang lain dibelahan dunia lain yang bernasib sama dengan kita Mental Breakdown:Perfect Day - Duran Duran> disaat kacau sekalipun, kita tetap harus bersyukur karena pasti ditiap hari ada satu hal sempurna yang mengelilingi hidup kita (aihhhhh, gayanyaaaaaaaa) Driving:I Could Have Lied - Red Hot Chilli Peppers> memang harus gitu kali ya, kalo ketangkep polisi wajib boong, daripada ditilang :)) Flashback:Full Moon Blues - Slank > huaaaaaaaaaa, kok bisa sih... lagu ini memang punya sejuta kenangan buat sayah :( Getting Back Together:A Letter to Elise - The Cure> kenapa harus Elise? Wedding:D'yer Mak'er - Sherryl Crow > mantap banget, gak ada romantis-romantisnya (walaupun kata2nya sih boleh deh) Birth of Child:Cinta Kita - Reza > pas banget gak sih, anak itukan buah cinta dari orang tuanya, bukan begitu bukan? Final Battle:Wishful Thinking - Duncan Sheik > And it gets me over Yeah, it gets me over Death Scene:Cintakan Membawamu Kembali - Reza > kalau benaran kembali setelah meninggal, bakalan jadi film Ghost dong :)) Funeral Song:Lost in Space - Lighthouse Family > lost in space masih gpp deh, daripada loosing my religion ;) End credits :Fields of Gold - Sting > Cocok banget!
Alhamdulillah... udah selesai. Sekarang tinggal nunjukin orang-orang nih, biar seru kayaknya milih: 1. Teh Tina (pasti ost hidupnya Teh Tina seruuu pisan) 2. Pepy (siapa tau dapat info lagu tentang makanan di OST-nya kamus gastronomie saya ini) 3. Nana (ayoo Na.. sambil baking bikin roti, sambil mikirin OST) 4. Ari President MP Id (pasti mau tau dong, kayak apa sih OST-nya orang penting ini, hihihihihi) 5. Budi (kalo ini mah defaultnya udah sinting, jadi bakalan gila deh OST-nya, wakakakaka) 6. Deedee (kalo the warrior princes itu OST-nya apaan sih, penasaran gak?) 7. Diah (pastinya sih bakalan seru lagu-lagu OST-nya keponakan saya yg centil ini) 8. Kamu, iya kamu yang pengen ikutan game ini.. sok atuh, bikin yah ;;)
Sekarang saya mah tinggal tidur. Ngantuk euyyyy... Sulis, peer lunas yah!
 Waktu ngeberesin bookmark, saya mendapatkan 3 bookmark ini, ini dan ini yang isinya adalah postingan berantai. Ya ampun, udah 4 bulan aja saya melupakan peer tsb, padahal janji mau dikerjain. Ya udah, mumpung inget saya kerjain aja sekarang. Ups, lupa... peer-nya itu soal records (jamak) yang bla-bla hidup saya gitu deh. Records disini saya ganti jadi lagu, karena belum tentu dalam satu album itu bisa bikin saya ketawa, nangis, no idea, takut, dan lain-lain sebagainya. Jadi.. mari kita mulai: 1. Songs that changed my life (tepatnya memotivasi):That I would be good - Alanis Morissete sudah ngajarin saya untuk ikhlas menerima ketentuan dari Allah. I will survive - Cake bisa bikin saya yang patah hati menjadi lebih kuat. I'tiraf - Raihan membuat saya sadar betapa kecilnya saya tanpa bantuan dari Allah SWT. 2. Songs I've listened more than once:Semua lagu yang saya punya (MP3, CD, Kaset) pasti saya dengerin lebih dari satu kali yang kalo ditulis bakalan jadi jurnal terpanjang dalam MP saya. 3. Songs that I just don't understand:Call on me yang dinyanyiin sama siapa-gitu-namanya, pokoknya lagunya gak banget deh apalagi video klipnya (cewek-cewek lagi senam) dan lirik lagunya cuma call on me diulang-ulang sampai keriting. 4. Songs that made me laugh:Dallabnikufesin (NFB) - Anthrax, actually ini lagu sih tragis gitu karena akhirnya si cewek got hit by a truck, cuma tangisan Joey Belladonna sang vocalist di-ending lagu ini bikin lucu (pas saya setel dan didengar si Tukang Dongeng aja, dia juga ketawa) Jangan ganggu banci - Project Pop, cara nyanyi personil Project Pop yang bikin lagu ini lucu menurut saya, kalau video klipnya mah udah pasti lah... Aming gitu loh ;;) 5. Songs that made me cry (gak sampai bikin nangis kecuali waktu dengerinnya lagi depresi):Clock - Coldplay, tiap denger lagu ini (di winamp, bukan di hp karena clock ini adalah ringtone saya) hati saya jadi biru. Easier to lie - Aqualung, kebawa perasaan aja sih bagaimana rasanya harus berbohong karena tidak mampu untuk berkata jujur, pasti menyedihkan. One - Metallica, setiap denger lagu ini jadi terharu aja karena saya pernah lihat Hetfield nyanyi secara live didepan mata waktu mereka konser di Lebak Bulus. I miss you - Incubus (acoustic version), bikin melow yellow haru biru tiap lagi kangen. 6. Song that creep the hell out of me:Call on me lagih (alasannya liat nomor 3). 7. Song I wish had never been made:Call on me juga (liat alasan nomor 3). 8. Songs that I've just listened:Perfect day - Duran Duran Wish you were here - Fourplay Rudie cant fail - The Clash dan banyak lagi 9. Songs I've been meaning to buy (or steal):Saat ini mah gak ada, soalnya tinggal donlot pake torrent aja kalau kepengen lagu ini atau lagu itu. Yang lagi kepengen sih nonton konser reuninya The Police di Hamburg. 10. Now, tag 5 people:Gak usah kali ya, udah basi gini.. tapi kalau ada yang ngerasa belum ditunjuk orang dan pengen bikin, sok atuh... bikin ajah ;) Buat Wienda, Lina dan Fitri, utang lunas yaaaaaaaaa. Gambar dari http://www.yolinux.com dengan kata kunci "CD"
Iseng dong nyobain photo si Tukang Dongeng, ternyata dia mirip Colin Farrel loh, hehehehehe. Trus gak mau kalah, dia juga mirip 2 cewek (saya pan mirip 2 cowok), hihihi pantesan kalau sisi perempuannya kambuh, dia maunya dibilang cantik instead of ganteng :)) Oiya, salah satu photo disini (Jake Gyllenhaal)... masuk juga loh diphoto saya yang lain, jadi kesimpulannya... saya dan si Tukang Dongeng mirip. Huaaaaaaaaaaaa, senangnya *nari nari* 
Coba nih pake photo lain: 
Mirip juga kan sama Colin Farrrel, wakakakakaka :))
Baru buka yahoo, eh saya menemukan MP rame banget dengan selebrity looks alike-nya. Saya yang latahan dan penasaran, akhirnya ikutan nyoba. Gak nyangka euy... saya katanya mirip sama idola saya Julia Robert, hihihihihi. Dan saya ternyata macho juga ya, karena mirip Mel Gibson dan Robert Redford 
Tapi sepertinya saya memang macho deh, karena diphoto yang ini saya mirip (lagi-lagi) idola saya, Takuya Kimura ;;) 
Tapi justru yang berulang si Gillian Anderson ya? Whatever-lah, namanya juga just for fun ;)
Sudah lama banget saya ditepuk perempuan cantik ini untuk mengerjakan pe-er dijurnalnya ini, tapi kok ya gak pernah dapat mood yang enak, jadi ketunda lama banget. Maaf ya Rit :) Pe-er-nya itu menceritakan 3 kejadian paling menyedihkan dalam hidup saya selama ini. Nah berhubung hari ini saya sangat bahagia, saya jadi bersemangat untuk menceritakan semuanya (karena kalau saya lagi melo, saya bakalan nangis bombay, sementara menceritakan kesedihan ini disaat gembira pun saya bisa menangis). Mulai yuk ;) Kesedihan terdalam dalam hidup saya adalah ketika kehilangan orang-orang yang paling saya cintai dalam hidup saya ini, yaitu Bapak, Nenek dan Kakak Sulung. Rasanya belum hilang kesedihan karena kehilangan Bapak, 4 tahun kemudian Nenek pun pergi dan disusul dengan meninggalnya Kakak Sulung 3 tahun setelah Nenek. Entah mengapa saya adalah orang yang paling tidak beruntung karena saya harusnya bisa berada disisi mereka saat mereka pergi, tapi selalu saja saya yang dekat menjadi jauh. Kesedihan ditinggal mereka adalah kesedihan pertama buat saya, tapi saya hanya akan menceritakan saat Bapak pergi. Waktu Bapak meninggal, saya berada di RS menemani semalaman. Duduk disamping almarhum sambil mengelus tangannya dan berdoa. Doa saya waktu itu: Ya Allah, apabila akan Kau sembuhkan bapakku, tolong beri bapak kekuatan untuk menahan rasa sakit yang sedang dialaminya saat ini, tapi apabila Engkau ingin mengambil bapakku, lepaskan dia dari rasa sakit ini ya Allah. Saya ikhlas apapun keputusan-Mu. Amin.(ihiks, saya selalu menangis bila mengingat doa ini)  Subuh, Bapak mulai tidak sadarkan diri, yang dokter bilang koma. Saya berlari menuju telpon umum terdekat untuk menelpon kakak-kakak saya yang ada dirumah (waktu itu tahun 1989 belum punya ponsel). Kembali dari menelpon saya lihat dokter dan perawat menggulung selang oksigen yang tadinya dipasangkan ke Bapak. Saya melihat abang-abang saya menangis (alhamdulillah, Bapak pergi ditemani oleh istrinya tercinta dan 3 orang anak laki-lakinya), dan saya tanya: "Bapak kenapa Tuk?" ( Tuk from Datuk, karena dikampung saya Silungkang, kita memanggil abang laki-laki dengan sebutan Datuk, bukan Uda spt daerah lain)Dan saya langsung pingsan tidak sadarkan diri waktu abang saya bilang bahwa Bapak sudah tidak ada. Ihiks.. selalu dan selalu air mata ini menetes setiap saya mengingat momen meninggalnya Bapak (semoga Allah SWT memberkatimu Pak). ------------ Kesedihan kedua terjadi waktu saya berangkat ke Jerman bulan May 2002. 3 hari saya tidak bisa tidur, selain mengerjakan kewajiban yang harus dipenuhi, saya juga menahan rasa sedih yang amat sangat dalam karena akan meninggalkan Ibu. Saya adalah anak satu-satunya yang diberi pesan oleh almarhum Bapak untuk menjaga Ibu, dan sekarang saya harus pergi? Tapi Ibu mengikhlaskan karena beliau tahu semua ini adalah cita-cita putri bungsunya dan ini yang membuat saya kuat pergi tanpa ragu. Malam terakhir aku hanya bisa menangis tanpa bersuara. Iya, suara saya habis (sehingga di Kassel, kota pertama saya di Jerman, tersebar gosip bahwa saya dulunya adalah penyanyi café), bahkan saya hanya bisa menggunakan bahasa isyarat kepada pramugari selama penerbangan, dan tentunya menangis setiap mengingat semua orang yang saya cintai dan tinggalkan di Indonesia. ------------ Kesedihan ketiga terjadi September 2006 kemarin. Subuh itu badan saya menggigil dan untuk berdiri dari tempat tidurpun saya tidak kuat padahal hari itu saya harus kerja (minggu pertama kerja). Waktu itu harusnya saya sedang keliling beberapa negara Eropa bersama seorang teman lama mengendarai Caravan. Saya terpaksa harus membatalkan acara tsb (padahal saya yang diundang oleh dia dan suaminya) karena mendadak saya mendapat panggilan kerja di Bremen ini (tempat saya kerja skg). Pertimbangan saya waktu itu adalah jalan-jalan ke Eropa insha Allah bisa saya lalukan sendiri nanti, tapi kesempatan kerja disaat sulitnya mencari pekerjaan spt ini belum tentu bisa terulang lagi. Besides saya sudah tidak enak hati menaruh tangan dibawah, rasanya terlalu merepotkan keluarga apalagi nilai tukar Euro yang tidak sedikit. Kok bisa sih ini saya bilang paling menyedihkan? Karena saat itu saya takut sekali, takut sekali bila saya tidak masuk nanti saya tidak akan dipanggil untuk kerja lagi sementara saya butuh uang dan lelah untuk meminta. Saya merasa tidak berdaya dan menyesali fisik saya yang ternyata tidak kuat untuk kerja jauh dan pulang-pergi tiap harinya. Saya sampai menangis dan membuat cemas si Tukang Dongeng yang mendengar isak tangis saya waktu itu yang membuat dia segera mengayuh sepedanya ditengah hujan dan cuaca yang tidak bersahabat. Begitu si Tukang Dongeng datang, saya hanya bisa menangis dan menangis yang katanya membuat hatinya sedih merasakan kesedihan disetiap tetesan air mata saya. Ya saya terlalu cengeng, tapi saya betul-betul takut saat itu. Alhamdulillah sampai sekarang saya masih bekerja disana (walaupun skg ini saya lagi minta istirahat karena saya sadar, Grippe saya masih belum pulih 100%). Ketakutan yang tidak perlu sebenarnya, karena Allah selalu tahu yang terbaik untuk umat-Nya, dan saat itu Allah tahu bahwa badan saya butuh istirahat. ------------ Alhamdulillah akhirnya selesai juga peer ini, dan karena peraturannya harus menunjuk orang lain, jadi inilah 3 orang yang beruntung untuk membagi kesedihannya (maaf loh kalau tidak berkenan): 1. Mama Caca2. Bang Latief3. Mas NonoGambar dari www.google.de dengan kata kunci traurigNote: Tulisan ini sudah saya draft sejak 26.12.06
Pertamakali liat jurnal dengan judul spt ini dari mpnya ibu ini, tapi jujur masih belum ngerti.. hihihihi. Trus mulai deh di MP bertaburan jurnal-jurnal sejenis, dan tiba-tiba ditunjuklah sama my beloved girlfriend untuk bikin juga. Hmmmm, kok cuma 5 sih? Gak bisa 50 ya, hehehehehe. 1. Bakso Casablanca. Warung bakso yang letaknya didaerah Casablanca ini gak pake judul, kalo gak salah tulisannya cuma bakso daging sapi aja gitu. Huuuuu, ini bakso memang top abis.. enak banget. Bakso yang dijual semuanya ukuran kecil, alias gak ada bakso urat atau bakso telor, tapi rasanya ituloh... JUARA. Makan bakso disitu gak perlu bingung utk membumbui kuahnya, karena dengan kuah polos aja udah enak. Waktu kemarin penelitian di Bandung, tiap wiken pulang ke Jakarta.. pasti udah tersedia bakso Casablanca ini. Oya, bakso dan kuahnya awet loh kalo disimpen disimpen di kulkas (di freezernya), bisa tahan 2 mingguan gitu dan tetap enak. 2. Bubur Ayam depan stasiun Bandung. Awalnya beli bubur karena harus pulang ke Jakarta pagi-pagi dan belum sempet sarapan. Ihhh, sempet bete karena buburnya lumayan mahal utk ukuran bubur ayam gerobak, tapi setelah makan buburnya.... huhuhuhu, enak banget.. apalagi sambelnya... *ngeces gini nulisnya*. Sejak itu, tiap mau pulang ke Jakarta, pasti nyempetin makan bubur ayam dulu disitu. 3. Bubur Sumsum Hijau pake Biji Salak yang mangkal dipasar dekat rumah. Huuuuu, enak banget, apalagi kalo makannya pas siang-siang lagi panas, es batu dan sirup manisnya bikin seger tenggorokan. 4. Otak-otak abang-abang yang lewat depan rumah. Si abang ini udah langganan keluarga, jadi gak perlu nungguin.. karena tiap lewat, dia pasti manggil kita. Menurutku sih rasanya enak dan bumbu kacangnya juga pas. 5. Semua masakan ibuku. Pokoke, apapun yang dibuat sama ibuku.. semuanya enak. Hihihihihi... 5 jugakan akhirnya. Lempar ke siapa ya? Ya udah, kelima orang pertama yang ngeklik jurnal ini.. dengan catatan orang tsb belum pernah kena tunjuk. Siapa-siapa orangnya, nanti diumumin disini. Yang kena giliran: Mas KamalYukeWinda GeulisSuryaMas Pras
| |